STIT Al-Mubarok Resmi Buka PBAK 2026, Bangun Generasi Mahasiswa yang Islami, Intelektual, Adaptif, dan Berdampak

Lampung Tengah, 18 September 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Mubarok Lampung Tengah resmi melaksanakan pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2026/2027 pada Jumat pagi, 18 September 2026.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri oleh Ketua STIT Al-Mubarok, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, segenap dosen, serta mahasiswa peserta PBAK.

Mengangkat tema “Membangun Generasi Mahasiswa Al-Mubarok yang Islami, Intelektual, Adaptif dan Berdampak bagi Peradaban”, kegiatan PBAK menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, budaya perguruan tinggi, serta nilai-nilai yang menjadi landasan dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa STIT Al-Mubarok.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua STIT Al-Mubarok. Dalam pembukaan tersebut, mahasiswa peserta PBAK diarahkan untuk menjadikan momentum ini bukan sekadar kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga sebagai awal perjalanan dalam membangun karakter, wawasan intelektual, serta kesiapan menghadapi berbagai perubahan dan tantangan di masa mendatang.

Tema yang diangkat merefleksikan komitmen STIT Al-Mubarok dalam membentuk mahasiswa yang memiliki landasan keislaman yang kuat, kemampuan intelektual yang berkembang, sikap adaptif terhadap perubahan zaman, serta semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan peradaban.

Melalui pelaksanaan PBAK, mahasiswa baru diharapkan dapat memahami kehidupan akademik dan kemahasiswaan di STIT Al-Mubarok, mengenal lingkungan kampus, serta mulai menumbuhkan rasa memiliki sebagai bagian dari keluarga besar STIT Al-Mubarok.


Pembukaan PBAK ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan yang diharapkan dapat memberikan pengalaman positif sekaligus bekal bagi mahasiswa baru dalam menempuh perjalanan akademiknya.

Selamat datang mahasiswa baru STIT Al-Mubarok. Mari belajar, bertumbuh, beradaptasi, dan memberikan dampak bagi peradaban.